Mercinews


Kasus Penipuan Abu Rimba terancam hukuman 4 tahun penjara

Aceh 3 - Kasus Penipuan Abu Rimba terancam hukuman 4 tahun penjara
Iptu Mahfud Musady. Foto: aceh antara

Calang, Mercinews.com – Penyidikan kasus penipuan dan penggelapan mobil dengan tersangka Mu alias Abu Rimung Daya alias Abu Rimba memasuki tahap dua yaitu (P21) dan akan segera dilimpahkan kekejaksaan.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Iptu Mahfud Musady kepada Antara di Calang, Sabtu (13/4) menyampaikan kasus Abu Rimba sudah dinyatakan lengkap dan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

“Kasusnya sudah masuk tahap dua atau sudah P21,” ujar Mahfud.

Mahfud menyampaikan Abu Rimba terbukti melakukan penipuan dan penggelapan terkena pasal pengecualian 378 tentang penipuan dan pasal 372 tentang penggelapan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

Baca juga:  Tipu Peserta Tes Pegawai Non PNS, Polisi Tangkap Oknum Pegawai RSUD Meulaboh

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Aceh Jaya mengamankan salah seorang tersangka Abu Rimba dengan kasus penipuan dan penggelapan mobil milik salah satu warga Aceh Jaya.

Abu Rimba ditangkap di kasawan Calang kurang lebih tiga minggu lalu terkait kasus penipuan dan penggelapan.

Mahfud menyampaikan pengamanan tersebut dilakukan untuk proses penyidikan, karena yang bersangkutan diduga sudah melakukan penggelapan dan penipuan.

Mahfud mengungkapkan tersangka ada dua orang sedangkan Abu Rimba dan dua barang bukti mobil hasil penggelapan sudah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga:  Ini Kata Keluarga Tersangka Narkoba yang Dihubungi Penelpon Gelap

Sementara satu orang lagi yang diduga juga terlibat dalam kasus tersebut saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO.

Mahfud menyampaikan kronologi kejadian, tersangka mengambil uang sebesar Rp40 juta sama korban dengan jaminan atau borok mobil.

Sementara mobil yang menjadi borok pinjaman tersangka itu merupakan hak milik orang lain (Rental).

“Ada dua mobil orang yang dia jadikan borok pinjaman dengan total pinjaman sebesar Rp80 juta,” ungkapnya.

 

 

Pewarta : Arif Hidayat
Editor : Heru Dwi Suryatmojo
(ANTARA)

loading...

Comments