Mercinews


12 pelanggar syariat Islam jalani hukuman cambuk di Banda Aceh

1555321256170 - 12 pelanggar syariat Islam jalani hukuman cambuk di Banda Aceh
Petugas WH menenangkan seorang terhukum cambuk pada pelaksanaan hukuman cambuk di halaman Masjid Al-'Ala Gampong Cot Masjid, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Senin (15/4). (Antara Aceh/M Haris SA)

Banda Aceh, Mercinews.com – Sebanyak 12 pelanggar syariat Islam terdiri lima wanita dan tujuh laki-laki menjalani hukuman cambuk di hadapan khalayak ramai.

Pelaksanaan hukuman cambuk tersebut berlangsung di halaman Masjid Al-‘Ala Gampong Cot Masjid, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Senin (15/4/2019)

Ke-12 pelanggar syariat Islam yang menjalani hukuman cambuk empat pasang di antaranya terbukti berbuat ikhtilat atau mesum, sepasang khalwat, seorang sebagai penyedia tempat mesum, dan seorang lagi perjudian.

Adapun pelanggar syariat Islam yang dicambuk tersebut yakni Muzakkir bin Amirullah dan Zulfa Zirlia binti M Nazir masing-masing 22 kali cambuk.

Baca juga:  Ini Daftar Penerima Award 2018 di HUT Kota Banda Aceh Ke-813

Ummul Hanny binti Hamzah dihukum 21 kali cambuk, Ahmad Fadhil bin Zainal Abidin dengan hukuman 23 kali cambuk, Fairuz bin Badrul dengan hukuman 23 kali cambuk.

Kemudian, Melda Amelia binti Hasmir dengan hukuman 22 kali cambuk, Miftah Abdullah bin Abdullah Ibrahim dihukum 26 kali cambuk, dan Nur Azizzah binti Idris Kasyah dengan hukuman 23 kali cambuk.

Aurora Silitonga binti Benedictus Aladin Silitonga dan Pheriyanto bin Harun dihukum masing-masing delapan kali cambuk.

Serta Ronm Junises Aritonang bin Alm Otto Aritonang dalam kasus maisir atau perjudian dihukum 18 kali cambuk. Dan Firman bin M Jamal terbukti sebagai penyedia tempat mesum dihukum 37 kali cambuk.

Baca juga:  Pasangan Homo Jalani Hukuman Cambuk 86 Kali Di Halaman Masjid Ulee Lheue

Para pelanggar syariat Islam tersebut dihukum cambuk berdasarkan Mahkamah Syariah karena terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh M Hidayat menyebutkan, para terhukum cambuk tersebut ditangkap beberapa waktu lalu di sejumlah tempat ibu kota Provinsi Aceh.

“Sebagian di antara terhukum ditangkap berdasarkan laporan masyarakat. Kami mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi aktif mengawal pelaksanaan syariat Islam,” kata M Hidayat.

Uploader : Salahuddin Wahid
(ANTARA)

loading...

Comments