Mercinews


Diskusi Pemuda dan Mahasiswa Aceh di Jakarta: Vonis Irwandi Rugikan Masyarakat Aceh

FGD KMP Aceh Darussalam - Diskusi Pemuda dan Mahasiswa Aceh di Jakarta: Vonis Irwandi Rugikan Masyarakat Aceh
Foto Dok. KMP Aceh Darussalam.

Jakarta, Mercinews.com – Sejumlah pemuda dan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi dan Organisasi Kepemudaan (OKP) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kepemudaan bertajuk “Irwandi Yusuf dan Masa Depan Aceh” di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Acara tersebut di gelar di Kantor Pusat Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Jl. Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat.

Dihadiri sejumlah pemuda, mahasiswa Aceh dan berbagai daerah lainnya yang ada di seputaran Jakarta yang difasilitasi oleh GEMPAR, SEMMI dan KMP Aceh Darussalam.

Penulis Buku Sang Kapten Murizal Hamzah mengatakan, selama Pemerintahan Irwandi ada beberapa kebijakan yang sudah berhasil juga bisa diadopsi oleh Pemerintah Pusat.

Baca juga:  Irwandi Siap Bongkar Keterlibatan Petinggi Negara di Kasus Dana Otsus Aceh

Menurut Murizal H, tahun pertama peletakan dasar regulasi, percepatan membangun, sudah ada beberapa hasil pembangunan yang sudah dirasakan tentu saja ada beberapa prokontra dalam politik.

Murizal juga mengajak untuk mengawal kasus Irwandi Yusuf yang dianggap salah satu dampak yang merugikan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

Selanjutnya Yazir Akramullah sebagai salah satu aktivis melihat persoalan tidak bisa dipandang sebelah mata karena menyangkut perdamaian Aceh yang sudah berjalan belasan tahun.

“Dengan ditangkapnya Irwandi menjadi efek domino bagi kelanjutan perdamaian karena Irwandi merupakan salah satu tokoh penting bagi perdamaian Aceh,” katanya.

Baca juga:  Temui Sekjen PDIP, Darwati A Gani Curhat Soal OTT Irwandi Yusuf

Pun kemudian Agussalim salah satu inisiasi diskusi mengatakan pergerakan yang digagas ini adalah tindak lanjut dari sebelumnya yang sudah menggelar aksi kejaksaan dan pengadilan.

Tujuannya melihat persoalan yang dialami Irwandi bukan karena kasus perorangan tapi juga menjadi perhatian khusus bagi masyarakat Aceh keseluruhan karena kondisi Pemerintah Aceh yang masih kurang kondusif setelah perdamaian.

Di akhir diskusi, Husnul Jamil selaku Ketua KMP Aceh Darussalam menyatakan, beberapa organisasi BEM Se-DKI akan melakukan kunjungan ke Istana untuk bertemu dengan presiden.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.