Mercinews


Banyak KPPS Meninggal dunia, Mer-C Minta KPU Hentikan Penghitungan Suara

IMG 20190515 WA0017 - Banyak KPPS Meninggal dunia, Mer-C Minta KPU Hentikan Penghitungan Suara
Foto: dok mer-c

Jakarta, Mercinews.com – Medical Emergency Rescue Commitee (Mer-C) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menghentikan proses rekapitulasi suara Pemilu 2019. Mereka minta dana rekapitulasi dialihkan untuk ratusan petugas KPPS yang meninggal.

Direktur Mer-C Jozerizal Jurnalis menilai rekapitulasi suara yang hampir mencapai 80 persen itu tidak bisa dilanjutkan jika melihat 583 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal sejak hari pemungutan suara 17 April 2019 hingga kini.

Kalau bisa dihentikan dulu rekapitulasi kita, kita fokus ke kasus ini dulu, sudah banyak korban, dan juga dana yang disiapkan dipindahkan untuk mengurus ini saja,” kata Joserizal di Kantor MER-C, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

mbcf9tprhmfpxbkzstcz - Banyak KPPS Meninggal dunia, Mer-C Minta KPU Hentikan Penghitungan Suara

Suasana konferensi pers di kantor MER-C, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Selain itu, Mer-C juga meminta KPU untuk mengevaluasi proses perekrutan petugas KPPS dalam Pemilu selanjutnya.

Baca juga:  KPU: Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 225 Orang

berati proses rekrutmennya nanti untuk 2024 harus diperbaiki tidak bisa hanya surat kesehatan dari puskesmas saja, KPU harus anggarkan anggaran periksa rekam jantung, laboratorium yang lebih lengkap, kalau ada yang sakit diobati, kalau perlu di rate kan gitu,” usul Joserizal.

treknxmlrgyhtkyzsk5v - Banyak KPPS Meninggal dunia, Mer-C Minta KPU Hentikan Penghitungan Suara

Suasana konferensi pers di kantor MER-C, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Jika hal ini tetap diabaikan pemerintah, Mer-C akan menggugat pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Komisi Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC).

Baca juga:  Takut Gempa Susulan, Warga Tidur di Jalanan

“Apabila pemerintah dan KPU tetap abai atas kasus bencana kemanusiaan Pemilu 2019, maka MER-C akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Pidana Internasional dan Komisi Hak Asasi Manusia PBB,” tegasnya.

Mereka juga menyatakan siap membantu mengungkap penyebab kematian petugas KPPS dengan membentuk Tim Mitigasi Kesehatan Bencana Pemilu 2019 yang terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam, rehabilitasi medik, kedokteran kerja, neurologi, forensik, dan psikologi yang bertugas di aera Jabodetabek.

Sember: Suara.com

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.